Fakultas Farmasi Unhas Rumuskan Arah Baru melalui FGD Berskala Nasional

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fakultas Farmasi Unhas Susun Rencana Strategis Penguatan Reputasi

Fakultas Farmasi Unhas Susun Rencana Strategis Penguatan Reputasi

Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan tata kelola pendidikan tinggi farmasi dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk penyusunan visi, misi, dan rencana strategis (Renstra) periode 2025–2029. Kegiatan yang berlangsung di Mahoni Hall, Hotel Claro Makassar, pada 28–30 November 2025 itu menghadirkan suasana penuh diskusi, kolaborasi, dan pertukaran gagasan dari berbagai pemangku kepentingan.

Sejak hari pertama, ruang FGD tampak hidup oleh kehadiran pimpinan fakultas, ketua departemen, ketua program studi dari jenjang S1, S2, S3, serta profesi apoteker. Dosen dan tenaga kependidikan turut hadir memberikan masukan dari sisi akademik dan operasional. Lebih dari itu, Fakultas Farmasi Unhas melibatkan mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, serta stakeholder eksternal seperti rumah sakit, industri farmasi, apotek, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Dinas Kesehatan. Kehadiran beragam pihak tersebut tidak hanya memperkaya perspektif diskusi, tetapi juga menjadi wujud keterbukaan fakultas dalam merumuskan arah pembangunan yang sesuai tuntutan industri dan kebutuhan masyarakat.

Dekan Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin, apt. Abdul Rahim, S.Si., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa penyusunan visi, misi, dan Renstra ini merupakan momentum penting untuk memastikan fakultas tetap relevan, adaptif, dan unggul dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan farmasi yang semakin kompleks. Ia menjelaskan bahwa dokumen strategis yang disusun tidak hanya menjadi pedoman administratif, melainkan peta jalan yang harus selaras dengan Renstra Unhas yang baru disahkan dan disusun berdasarkan evaluasi capaian serta tantangan yang dihadapi selama beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

Aplikasi Layanan Digital Desa

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pendekatan partisipatif menjadi kunci utama dalam memastikan rumusan strategi yang lahir benar-benar mencerminkan kebutuhan riil fakultas. Abdul Rahim menilai bahwa keterlibatan stakeholder eksternal membuka ruang kajian yang lebih objektif karena masukan yang diberikan bersandar pada pengalaman lapangan, tren industri, serta kebutuhan dan kualitas lulusan yang diharapkan.

“Kegiatan ini sangat berarti bagi kita dalam menentukan arah pengembangan fakultas empat tahun mendatang. Pelibatan para pemangku kepentingan membuat rumusan yang dibangun lebih kuat, aplikatif, dan sesuai perkembangan zaman,” ungkap Abdul Rahim dalam sesi pembukaan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan konsep penyusunan visi, misi, dan Renstra oleh Dr. Ir. M. Rijal Idrus, M.Sc., yang memberikan kerangka analitis mengenai langkah-langkah merancang dokumen strategis jangka menengah. Pemaparan tersebut menjadi landasan bagi peserta sebelum memasuki sesi FGD inti yang terbagi dalam beberapa kelompok diskusi.

Pada tahap berikutnya, seluruh peserta dibagi menjadi enam kelompok besar yang masing-masing bertugas membahas rancangan visi, misi, tujuan, sasaran, indikator kinerja, dan strategi pencapaian hingga 2029. Diskusi berlangsung intens, melibatkan berbagai sudut pandang, termasuk kebutuhan akademik, orientasi penelitian, pengabdian masyarakat, tata kelola lembaga, penguatan alumni, dan peningkatan kualitas sumber daya. Setiap kelompok mempresentasikan hasil pembahasannya dalam sidang pleno, sehingga seluruh peserta dapat memberikan masukan tambahan untuk menyempurnakan rumusan yang dihasilkan.

Sebelumnya, Fakultas Farmasi telah membentuk dua tim utama untuk mendukung proses penyusunan. Tim pertama merupakan panitia penyusun visi, misi, dan tujuan yang diketuai oleh Prof. Dr. apt. Gemini Alam, M.Si. Tim kedua merupakan panitia penyusun Renstra yang dipimpin oleh Dr. apt. Syaharuddin Kasim, M.Si. Kehadiran dua tim ini memperkuat koordinasi internal sehingga setiap aspek yang dirumuskan dapat terorganisasi dengan baik dan sesuai target pembangunan fakultas.

Setelah menyelesaikan seluruh tahapan FGD, Dr. apt. Syaharuddin Kasim, M.Si., bersama apt. Rina Agustina, S.Si., M.Pharm.Sc., Ph.D., menyampaikan hasil integrasi dari enam kelompok diskusi. Mereka memaparkan rancangan visi Fakultas Farmasi Unhas, yakni “Fakultas Farmasi yang unggul dan mandiri berbasis Benua Maritim Indonesia (BMI)”. Visi tersebut merupakan representasi dari karakter geografis Indonesia sekaligus komitmen fakultas untuk mengembangkan keilmuan farmasi berbasis potensi maritim.

Rumusan visi itu kemudian dijabarkan ke dalam enam misi utama yang menekankan penguatan reputasi akademik, peningkatan kualitas penelitian dan inovasi, pengabdian masyarakat yang berdampak, tata kelola yang profesional, pengembangan jejaring alumni, serta penguatan kapasitas sumber daya secara berkelanjutan. Sementara enam tujuan strategis yang disusun mencakup peningkatan mutu pembelajaran, akselerasi riset dan teknologi farmasi, perluasan kontribusi kepada masyarakat, peningkatan visibilitas internasional, penguatan sumber daya manusia, dan pengembangan tata pamong serta kemitraan berkelanjutan.

Menutup rangkaian kegiatan, Abdul Rahim kembali menegaskan bahwa seluruh hasil FGD akan masuk ke tahap finalisasi oleh tim penyusun sebelum diajukan ke Senat Akademik Fakultas untuk mendapatkan pembahasan lebih lanjut. Ia mengungkapkan bahwa setiap kegiatan dan indikator akan dirumuskan dalam bentuk Terms of Reference (TOR) agar proses implementasi dan evaluasi dapat dilakukan secara sistematis mulai tahun 2025 hingga 2029. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan, dosen, pegawai, panitia, mahasiswa, alumni, dan stakeholder eksternal yang telah memberikan kontribusi berharga dalam penyusunan dokumen strategis tersebut.

Dengan berlangsungnya FGD ini, Fakultas Farmasi Unhas memperkuat posisinya sebagai institusi yang visioner dan progresif dalam mengembangkan pendidikan farmasi yang relevan, unggul, dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Komentar

Follow WhatsApp Channel www.celebesmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asratillah: Klarifikasi Pakta Integritas Sudah Jelas, Polemik Tak Perlu Diperpanjang
Ramai Isu Pakta Integritas, Unhas Sebut Dokumen yang Beredar Palsu
Ramai Isu Pakta Integritas, Unhas Sebut Dokumen yang Beredar Palsu
Malam Syukuran PIMNAS Unhas Berujung Haru: Donasi Spontan Tembus Rp20 Juta dalam Hitungan Menit
78 Asesor Unhas Terima Sertifikat Kompetensi
Prof. Budu Resmi Daftar Calon Rektor Unhas 2026-2030
FGD Penyusunan Dokumen PSDKU, Lima Prodi Doktor Disiapkan Unhas di Kampus Jakarta
Pengabdian! Unhas Gelar Pendampingan dan Evaluasi RAPBDes di Desa Dongi Sidrap

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 10:12 WITA

Asratillah: Klarifikasi Pakta Integritas Sudah Jelas, Polemik Tak Perlu Diperpanjang

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:35 WITA

Ramai Isu Pakta Integritas, Unhas Sebut Dokumen yang Beredar Palsu

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:41 WITA

Ramai Isu Pakta Integritas, Unhas Sebut Dokumen yang Beredar Palsu

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:48 WITA

Fakultas Farmasi Unhas Rumuskan Arah Baru melalui FGD Berskala Nasional

Jumat, 22 Agustus 2025 - 18:16 WITA

78 Asesor Unhas Terima Sertifikat Kompetensi

Berita Terbaru